Anak Berumur 9 Tahun Dicabuli Seorang Pemuda Sudah Berulangkali – Seorang pria yang berasal dari Kabupaten Jombang, Jawa Timur tersebut telah teganya mencabuli anak yang masih di bawah umur 9 tahun di Surabaya.

Anak Berumur 9 Tahun Dicabuli Seorang Pemuda Sudah Berulangkali

Anak Berumur 9 Tahun Dicabuli Seorang Pemuda Sudah Berulangkali
Anak Berumur 9 Tahun Dicabuli Seorang Pemuda Sudah Berulangkali

Pria tersebut merupakan pelayan depot yang bernama Abdul Dhofur, yang tinggal di kos di kampung Mojo Klanggur, Surabaya. Saat ini, pelaku masih berada di dalam hotel prodeo, saat sudah diamankan polisi salah satu anggota Pelindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim di Polrestabes Surabaya, Dapat untuk mempertanggungjawabkan dengan yang sudah dilakukannya.

Pria yang berumur 24 tahun iniĀ  membuat aksi dalam pencabulan ini dengan menyetubuhi korban bukan hanya sekali, dengan sudah melakukannya berkali-kali. Dinyatakan ada sampai 20 kali menyetubuhi korban.

Dalam penjelasan yang diberikan Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol I Dewa Gede Juliani, diduga sudah membuat pelecehan seksual yang sudah menyetubuhi korban hingga 28 kali. Yang di lakukan dari bulan September sampai dengan bulan November, pada Minggu (3/12).

Dengan pelecehan seksual kepada anak dibawah umur di buat tersangka, tersangka melakukan aksinya pada waktu korban sendirian sedang bermain dengan tidak jauh dari rumahnya. Dengan jarak rumah tersangka tidak jauh dari rumah korban tersebut.

Tersangka memanggil korban pada saat melihat korban sedang bermain sendirian dan tersangka mengajaknya untuk melihat video lucu yang ada di hp tersangka. Lalu tersangka membawa korban masuk dalam kamar, terus menyuruhnya tidur dengan posisi telungkup dan memegang badan korban dengan membuka celananya.

Orang tua korban mengetahui perbuatannya pada tanggal 28 November yang berada di tempat kost orang tua korban. Lalu orang tua koraban langsung melaporkan perbuatannya ke polisi, Lalu penangkapan dari anggota PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya,” ungkapnya.

Denga atas perbuatannya, pada tersangka akan di jatuhkan hukuman dengan pasal 82 Undang-undang No 35 tahun 2014 dalam perubahan UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun di penjara.

Dari pengakuan pelaku atas pencabulan sebab mau mendapatkan yang gratis tidak harus mengeluarkan biaya banyak. “iya ingin cari gratisan aja karena saya tidak punya uang untuk napsu kalau seperti ini tidak memerlukan uang, tandas pria yang bekerja sebagai pelayan depot di Surabaya.

Sebelumnya pelaku menjelaskan kalau dia sering pergi bermain di dunia malam, dan berkenalan dengan seorang perempuan. salah satunya wanita penghibur bisa di sebut PSK yang ada dipinggir jalan rel kereta api tersebut.

Sebab pelaku tidak memunyai uang lagi sampai untuk mengendalikan napsu pun semakin kuat, dengan kerjaannya sebagai pengantar air depot yang gajinya tidak banyak. Maka terpakasa pelaku melampiasan terhadap korban yang masih dibawah umur, ucapnya.

Demikinlah berita dari Laskajudi