Apakah Benar Wakil DPRD Bali Telah Terlibat Menjadi Bandar Sabu??? РPolisi telah mengetahui kalau dalam aktivitas dirumah JGKS sarat telah praktik dalam salah gunakan Natkortika, yang berjenis sabu. Satresnarkoba Polres Denpasar akan menjalankan penyelidikan JFKS, Wakil Ketua  DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Partai Gerindra.

Apakah Benar Wakil DPRD Bali Telah Terlibat Menjadi Bandar Sabu???

Apakah Benar Wakil DPRD Bali Telah Terlibat Menjadi Bandar Sabu???
Apakah Benar Wakil DPRD Bali Telah Terlibat Menjadi Bandar Sabu???

Sudah, diketahui dari beberapa tahun yang lalu aktivitas tersebut telah di jalankan polisi.

Harus mendapatkan pembuktian, waktu dalam pengungkapan kejahatan Narkotika tersebut.

Hadi mengungkapkan, bahwa dari mereka baru melakuka pernyataan kepada kasus tersebut, Sebab dikarenakan tidak dapat terus membuat penggerebekan biarpun banyak didengar kabar santer dalam keterangan aktivitas tersebut.

“Didalam pelayanan pembelian sabu tetap akan dilayani. Juga ada tempat yangd disediakan untuk memakai sabu tersebut tempatnya yaitu sebuah kos-kosan,” kata Kapolresta Denpasar Kombespol Hadi Purnomo.

Sampai apa yang telah dijalankan tindak menjadi nihil barang bukti.

“Sebab, saat ini tim telah melakukan pengejaran baik dengan tim Satnarkoba, Satserse Polresta Denpasar yang telah di bantu oleh tim dari Direktorat Narkoba Poda Bali dan tim CTOC Polda Bali,” ucap Hadi.

Saat ini, Kasatres Narkoba Polresta Denpasar Kompol Wayan Artha Ariyawan menjelaskan, kalau didalam rumah yang ditinggal JGKS tersebut ada beberapa kos-kosan yang ditinggali.

Pemberitahuan, Soal kos-kosan tersebut yang digunakan dengan terlapor (Mang Jangol) akan menyiapkan tempat suapaya dapat mengisap sabu.

“Ya memang kos-kosan tersebut yang telah kami curigai untuk tempat bagi yang mengisap sabu,” ungkapnya.

Tim Ditresnarkoba Polda Bali dan Satgas CTOC Polda Bali dan Politisi Partai Gerindra, JGKS yang sedang dicari oleh Aparat Polresta Denpasar.

Pada saat ini JGKS masih belum dapat ditemukan juga sudah memberikan peringatan supaya menyerahkan diri dan dapat memberikan penjelasan dalam pengerebekan dirumahnya yang tinggal di Jalan Pulau Batanta Denpasar.

Juga polisi akan menetapkan JGKS menjadi yang menyediakan tempat bagi orang pengisap Narkotika Golongan I sejenis Sabu.

Kapolres Denpasar Kombespol Hadi Purnomo menjelaskan “saat ini masih akan memeriksa saksi-saksi, bagi saat ini (JKGS) memberikan tempat dan untuk dapat berkembang menjadi bandar” Minggu (5/11).

Mendapatkan informasi yang didapatkan, angota Polresta Denpasar membuat pekara di Mopolresta Denpasar dengan pengerebekan rumah JGKS.

Dari peristiwa tersebut, dari anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar yang menjelaskan kalau dalam penangkapan tersebut berawal dari keterangan kasus juga ada salah satu tersangka yang bernama IDJ di Jalan Pulau Batanta Denpasar.

Berlanjutnya perkembangan dalam penangkapan ke rumah JGKS di areal atau dalam kawasan yang sama.

Waktu dalam penjelidikan tersebut, Lalu tersangka berteriak juga mengundang banyak perhatian masyarakat disekitarnya.

Sudah mengamankan empat orang yang ada didalam kamar dan sedang menikmati menggunakan sabu.

Kepolisian memberikan informasi bahwa rumah punya JGKS ada dilengkapi oleh CCTV yang dapat memantau dalam aktivitas pada setiap orang di dalam sekitar rumahnya.

Tidak dengan waktu yang lama, polisi langsung mengamankan pria yang berinisial S yang ada berada dalam kamar juga mengunci dari dalam.

Lalu, polisi langsng pergi ke kamar yang di atas RA dan RA seraya juga meminta maaf dan berkelit kalau kamar yang ditinggalnya kucinya ada dibawah oleh istrinya.

Langsung polisi mencurigai melakukan pendobrakan kamar RA dan telah menemukan isdtrinya didalam juga menjumpai satu paket sabu.

Juga ada temukan paket sabu yang akan dibuang dan sudah dikumpulkan oleh kami ada 23 paket,” ungkap kepolisian.

Dari RA dan istrinya telah diketahui, kalau sabu didapatnya dari Istri JGKS yang berinisial DW.

“Lalu dari sisi kamar yang lainnya juga ditemukan pria yang inisial DS yang sedang mengunakan sabu,” ungkapnya.

Telah di beritahukan yang terkaitnya aktivitas rumah JGKS telah menyediakan sabu, Kasatresnarkoba Polres Denpasar Kompol Wayan Artha Ariyawan telah memberitahukan sudah beberapa tahun yang lalu aktivitas tersebut telah dilakukan politisi Partai Gerindra tersebut.

Tetapi, saat ini polisi masih tidak dapat mencurigai sebab memang beberapa waktu yang lalu masih belum mendapatkan bukti.

Demikian berita dari Laskajudi