Mukijem Ditemukan Tewas di Dasar Luweng Karang Noman
Mukijem Ditemukan Tewas di Dasar Luweng Karang Noman

Mukijem Ditemukan Tewas di Dasar Luweng Karang Noman – Setelah hilang seharian, warga Plalar, Desa Pring Ombo, Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul akhirnya ditemukan juga. Namun sayang korban di temukan tewas didasar luweng atau gua vertikal, pada Senin (13/11) malam. Korban tersebut bernama Mukijem yang telah di laporkan hilang sejak Senin (13/11) waktu dini hari.

Mukijem Ditemukan Tewas di Dasar Luweng Karang Noman

Sunu Handoko Bayu Sagara, selaku Koordinator Tim SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul mengatakan korban terakhir kali diketahui keberadaannya pada hari Minggu (12/11). Dan pada saat itu Mukijem masih bercengkrama dengan keluarganya.

Pada hari Senin (13/11) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, Mukijem sudah tidak diketahui keberadaannya. Keluarga pun segera melakukan pencarian terhadap korban.

“Anak korban juga mencari ibunya di sekitaran rumah. Tetapi hasilnya tidak ada dan korban juga belum berhasil ditemukan,” cerita Sunu, pada hari Selasa (14/11).

Meskipun tidak berhasil mencari Mukijem, keluarga pun tetap melanjutkan pencarian korban. Dan akhirnya pencarian mereka membuahkan hasil, setelah ada keluarga yang menemukan jejak kaki di sekitar rumah.

“Jejak kaki itu ditelusuri oleh keluarga. Dari jejak itulah diketahui menuju ke luweng Karang Noman di Ngasemlor, Desa Bohol atau kalau dari rumah korban berjarak sekitar kurang lebih 1 kilometer,” ujar Sunu.

Sunu mengatakan dengan bekas jejak kaki korban yang menuju ke Luweng Karang Noman, akhirnya keluarga pun melaporkan kasus ini ke petugas. Pelaporan ini mempunyai tujuan, yaitu agar para petugas melakukan pengecekan ke dalam luweng untuk mencari keberadaan korban.

“Dari laporan tersebut, petugas dari tim SAR Satlinmas Korwil I dibantu juga dari Polsek Rongkop, PPA Gunungkidul, PMI dan TRC BPBD Gunungkidul untuk melakukan pencarian korban dengan turun ke dalam luweng. Diperkirakan kedalaman luweng mencapai lebih kurang 70 meter,” terang Sunu.

Dari penjelasan Sunu, saat melakukan proses evakuasi, petugas gabungan sempat menemui beberapa kendala. Beberapa kendala diantaranya karena medan evakuasi dan pencarian sangat licin, juga terjal dan belum ada kepastian di mana posisi korban yang sebenarnya. Bukan hanya itu saja hujan yang mengguyur Gunungkidul juga menambah kesulitan yang dihadapi petugas gabungan.

Setelah pencarian berhasil dilakukan akhirnya diketahui juga keberadaan korban. Korban ditemukan berada di dasar luweng dan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Evakuasi untuk membawa jenazah korban dilakukan hingga pukul 23.00 WIB. Usai berhasil dievakuasi dari dasar luweng, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.

Demikian beria dari LASKAR JUDI