Selain Mudah Marah, Dokter Helmi Pernah Ancam Bakar Istrinya Sendiri
Selain Mudah Marah, Dokter Helmi Pernah Ancam Bakar Istrinya Sendiri

Selain Mudah Marah, Dokter Helmi Pernah Ancam Bakar Istrinya Sendiri – Adik kandung Letty, Maya Hoesin mengungkapkan bahwa suami kakaknya sangat mudah marah sehingga ia sering mengonsumsi obat penenang. Selain itu, Helmi juga pernah mengancam akan membakar istrinya Letty.

Selain Mudah Marah, Dokter Helmi Pernah Ancam Bakar Istrinya Sendiri

Kata kakak saya, suaminya kalau tidak minum obat penenang, reaksi amarahnya bisa berlebihan. Saya juga kurang tahu dan tidak ingin terlalu ikut campur, karena ini adalah urusan keluarga,” ujar adik kandung Letty, Maya Hoesin.

Pernikahan Helmi dan Letty sudah berlangsung 5 tahun lamanya. Karna sering kali terjadi kekerasan rumah tangga maka Letty ingin menggugat cerai. Surat cerai yang sudag dilakukan telah dibaca Desember 2017.

Letty memutuskan untuk bercerai karena kekerasan rumah tangga yang dialaminya. Letty ada melaporkan KDRT tersebut ke polisi, Namun karena masih merasa kasihan terhadap Helmi, Letty pun mencabut kembali laporannya.

Dengan tindakan kekerasan yang terjadi letty hanya dapat diam akan perbuatan suaminya. Maya juga mengatakan kalau letty sering curhat mengenai sifat suaminya, ucap Maya.

Maya juga mengatakan kalau Letty ada bercerita kalau helmi bekerja sebagau dokter disalah satu klinik kecantikan selalu melakukan kekerasan rumah tangga. Letty selalu kena pukul, juga hampir sampai di bakar suaminya.

“Kakak saya sempat mau di bakar pada saat baru pulang dari inggris pada tahun ini karena masalah keluarga. dari awal kakak saya tidak mau meladeni amarah suaminya, mala bukan meredah mala makin menjadi amarah yang di keluarkannya, ucapnya.

“Pada waktu mau dbakar, Letty langsung melopat kejendela untuk meminta tolong kepada Bu RT.” Dari peristiwa tersebut, pihak keluarga langsung menempatkan Letty ke rumah yang berada di Rawamangun. Lalu helmi tidak pernah mengetahuidi mana helmi tinggal.

Saat itu Helmi berusaha untuk menemui Letty, dengan mendatangi rumah ibunda Letty di Utan Kayu, Jakarta Timur.

Rasa sangat binggung kalau Helmi mengetahui keberadaan Letty di rumah Rawamangun yang ditempatinya, ucap Maya.

Dengan kemarahan yang berlebihan yang dikeluarkan kepada Letty. Dia juga meluapkan kemarahannya dengan memukul ibunda Letty. Itu dilakukan karna ibunda menegur perbuatannya yang dilakukan helmi yang seolah-olah tidak perhatiin Letty, ucap Maya.

Dari situlah hubungan keluarga helmi dan Letty menjadi renggang. Mereka juga sudah tidak mengetahui helmi tinggal di mana dari waktu berpisah rumah dengan Letty.

Harapan maya, proses hukuman yang tegas dan adil yang harus diberikan kepada Helmi. Dia juga akan datang untuk dapat hadir panggilan polisi dapat menjadi saksi.

“Saya hanya dapat berharap kalau proses hukum tersebut dapat adil. Saya akan siap untuk memberikan saksi,” ucapnya.

Demikianlah berita dari Laskajudi