Tertanggkap Bandar Sabu Di Pekan Baru – Empat lelaki telah di amankan mereka berusaha untuk menyelinap masuk dengan membawa sabu sebanyak 5,75 kilogram beratnya saat ini sudah di amankan oleh Petugas Avsec Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II di pekan baru pada hari Jumat (1/12) dalam pukul 09.30 WIB. Sabu tersebut di temukan pada selipan selangkangan lelaki dan mereka berencana untuk membawa sabu ini ke Bandung.

Tertanggkap Bandar Sabu Di Pekan Baru

Tertanggkap Bandar Sabu Di Pekan Baru
Tertanggkap Bandar Sabu Di Pekan Baru

Empat lelaki tersebut bernama M Rizal Adhe Putra (23), seorang mahasiswa Unisula di Semarang, M Safar Saleh (23), Seorang warga yang tinggal di Sulawesi Tenggara, M Arid Adrian (26) seorang warga yang tinggal di Kendaru Sulteng, Dan Fredi Agnes Pratama (24) Seorang mahasiswa di Kendari.

Kapolresta Pekanbaru Komisaris Besar polisi Susanto mengatakan bahwa empat tersangka ketahuan telah membawa sabu pada saat melewati pintu pemeriksaan X Ray di Bandara Sultan Syarif Qasyim II.

Ditemukan Barang menjadi bukti yaitu sabu yang telah terbungkus sangat rapi ada 8 jumlahnya. Ada 6 bungkus yang berat kotornya yaitu 725 gram, lalu 2 bungkusnya banyak beratnya 700 gram. Jadi semua total berat kotor sabu tersebut berjumlah 5,750 gram atau 5,75 kilogram.

Lalu 7 unit handphone punya para tersangka telah di sita oleh petugas Bandara SSk II untuk menjadi barang bukti transfer. Dan juga di temukan KTP tersangka, 3 asli dan 1 SI aslin juga 5 KTP yang beridentitas palsu,” kata Susanto.

Pada saat petugas Avseq Bandara melihat lelaki yang sangat mencurigakan lalu mereka menggeledah badannya dan juga pakaiannya. Dari situ petugas mejumpai bungkusan yang ada di selangkangan lelaki itu. Langsung di periksa dan ada bungkusan yang berwarna kuning tersebut ternyata adalah sabu.

Keterangan yang diberikann lelaki tersebut, lalu dilakukan pengembangan dari petugas Avseq. Dan ketiga lelaki lainnya langsung diamankan, dalam pemeriksaan petugas juga menemukan sabu yang di bungkus plastik sebanyak 7 bungkus, ungkap Susanto.

Lalu, Petugas Bandara langsung menghubungi Polresta Pekanbaru, terhadap polisi, mereka mengatakan kalau sabu tersebut akan di bawa ke bandung dan akan diberikan ke pria yang berinisial T.

Mereka akan di periksa lebih lanjut lagi dan mereka akan di bawa ke Polresta pekan baru kata perwira yang menegah jebolan Akademi Kepolisian pada tahun 1993 tersebut.

Demikianlah berita dari Laskarjudi