Tertangkapnya Pria Yang Telah Menyebarkan Video Porno – Seorang Pria yang berinisial IT (26), merupakan salah satu alumnus perguruan tinggi yang ada di Makassar yang telah menjadi tersangka dalam kasus penyebaran video porno kakak adik.

Tertangkapnya Pria Yang Telah Menyebarkan Video Porno

Dalam Video tersebut di ketahui di perankan oleh 2 anak laki-laki dan seorang wanita dewasa yang berasal dari Bandung. Pelaku saat ini sudah ditahan dan akan di proses di Mapolda Sulsel. IT akan menerima ancaman hukuman penjara selama 6 tahun dan akan di denda sebesar Rp 1 milliar.

Penjelasan dari Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani, Tertangkapnya IT di rumahnya, yang berada di Jalan Todopuli IV, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Kamis tanggal 8/2.

Dan juga atas kerjasama dengan Ditreskrimum Polda Jabar yang telah di bantu Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Diretorat Tindak Pidana Siber “Dittipidsiber” Bareskrim Mabes Polri.

Pelaku IT tersebut diketahui buka orang pertama yang menjadi pengunggah video ini, Sebab dia juga ikutan untuk menyebarkan video porno tersebut sewaktu dapat membuka link video itu dalam salah satu akun facebook.

Lalu mengcopy URL-nya ke Email, Sebab pemblokiran tersebut dapat di bukanya mengunakan kemampuan IT-nya, maka masyarakat umun juga dapat mengaksesnya, ungkap Dicky Sondani.

Dan polisa telah mengamankan barang yang akan menjadi bukti merupakan satu leptop, dua eksternal hard disk, memory card dan satu kartu ATM.

Tambahan dari Kasubdit II Sitreskrimsus Polda Sulsel Kompol Wirdhanto Wirdhanto H, bahwa dalam penangkapan IT yaitu pengembangan dari kasus video porno yang ada di Bandung saat ini menjadi viral di dunia maya. Sebab Locus delicty dari pelaku IT, tersebut yang berada di Makassar, akan di prosesnya juga.

Maka akan di jatuhkan hukuman Pasal yaitu pasal 27 ayat(1) jo pasal 45 ayat (1) UU RI No 19 tahun 2016 soal perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik, dan atau pasal 5 atau pasal 6 jo pasal 32 dan 32 UU RI No 44 tahun 2008 tentang pornografi. Mendapatkan ancam pidana 6 tahun lamanya dan atau akan di jatuhkan denda sebanyak Rp 1 miliar,” ungkap Wirdhanto.

Demikianlah Berita dari Laskajudi